29 January 2013

Manfaat Mengkonsumsi Kopi

Siapa yang tidak mengenal kopi. Minuman yang satu ini disajikan mulai dari warung di terminal dan di pinggir-pinggir jalan hingga hotel berbintang lima. Banyak kontroversi mengenai kopi. Pendapat yang pro dan kontra selalu menjadi perbincangan yang hangat, sehangat aroma kopi. Penikmat kopi menganggap kafein yang terkandung di dalamnya bisa membangkitkan kesegaran dan kebugaran. Namun di lain pihak, kopi diyakini bisa membahayakan jantung dan ginjal.  Anda berada di pihak yang mana? Sebelum memutuskan sebaiknya baca dulu uraian manfaat kopi berikut ini.
Manfaat Mengkonsumsi Kopi
Segelas kopi cukup untuk menghangatkan suasana selama 2 jam
Mengurangi Obesitas
Penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health, Boston, Amerika Serikat menunjukkan bahwa orang yang minum kopi memiliki berat badan yang stabil selama 12 tahun. Hasil ini mengindikasikan bahwa kopi bisa mengurangi tingkat obesitas. Maka jika Anda ingin tetap langsing, rajin-rajinlah minum kopi.

Meningkatkan Kebugaran
Jika Anda seorang pekerja yang lebih banyak menggunakan otot, perbanyaklah minum kopi. Karena hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering minum kopi dalam ototnya lebih banyak mengandung glikogen (cadangan energi). Glikogen akan membantu Anda lebih cepat dan gesit dalam beraktivitas.

Kurangi Risiko Diabetes Tipe 2
Banyak hasil penelitian yang telah menunjukkan bahwa bagi peminum kopi tanpa gula, semakin sedikit kemungkinan akan mengembangkan diabetes tipe 2. Menurut sebuah hasil penelitian, wanita menopause yang minum setidaknya 4 cangkir kopi sehari memiliki risiko kurang dari setengah untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Bahkan, setiap cangkir tambahan diperkirakan mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 7 persen. Penelitian tersebut telah dilakukan oleh peneliti Australia di tahun 2009 dan telah diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine. Kopi diduga meningkatkan toleransi tubuh terhadap glukosa dengan mempercepat metabolisme dan meningkatkan toleransi insulin.

Melawan Sel Kanker
Telah ada bukti bahwa kopi dapat melindungi terhadap kanker tertentu. Beberapa studi telah menemukan hubungan terbalik antara konsumsi kopi dan risiko kanker hati. Menambah konsumsi kopi menurut penelitian The National Institute of Environmental Medicine di Swedia, bisa menghindari kita dari risiko kanker hati. Cukup dua cangkir kopi per hari dan risiko kanker akan berkurang 43 persen. Studi lain menunjukkan wanita yang minum kopi risiko terkena serangan jantung berkurang 24 persen. Antioksidan yang terdapat dalam kopi diduga melindungi kita dari penyakit-penyakit itu.

Studi lain pada tahun 2011 di Harvard melaporkan bahwa, untuk pria yang mengkonsumsi 6 cangkir kopi sehari, risiko kanker prostat mematikan sepenuhnya 60 persen lebih rendah, dan risiko dari setiap jenis kanker prostat adalah 20 persen lebih rendah.

Peneliti menemukan manfaat yang sama dari minum kopi dibandingkan bentuk lain dalam pencegahan kanker. Pada tahun 2011, tim Harvard menemukan bahwa perempuan yang minum beberapa cangkir kopi sehari memiliki risiko lebih rendah terkena kanker endometrium.

Sebuah studi lain yang dilaporkan dalam Journal of Nutrition menyebutkan gadis remaja yang sering minum kopi setiap hari risiko terkena kanker payudara berkurang 40 persen. Kandungan kafein dan polipenhol dalam kopi melindungi tubuh melawan kanker payudara.

Menurunkan Risiko Depresi
Menurut sebuah hasil studi dengan mengonsumsi kopi dapat menurunkan risiko depresi. Para peneliti dari Harvard School of Public Health melaporkan bahwa orang yang minum 4 cangkir kopi atau lebih per hari memiliki risiko 20 persen lebih rendah mengalami depresi. Orang yang mengonsumsi 2-3 cangkir sehari memiliki risiko sekitar 15 persen lebih rendah.

Minum kopi dapat menyebabkan peningkatan jangka pendek untuk energi dan suasana hati. Kafein dalam kopi mungkin adalah zat yang menyebabkan efek tersebut. Para peneliti Harvard melihat penurunan serupa dalam depresi di antara orang yang minum minuman ringan berkafein.

Mencairkan Suasana
Harus berurusan dengan orang yang sulit diajak kerjasama? Ajaklah ia menikmati secangkir kopi. Kafein akan membuat orang lebih terbuka, demikian menurut laporan yang diterbitkan dalam European Journal of Social Psychology. Peneliti mengungkapkan kafein merangsang fungsi kognitif sehingga orang akan lebih terbuka dan respektif.



EmoticonEmoticon